Testimoni Alumni Universitas Brawijaya Jakarta: Perjalanan setelah Lulus

Testimoni Alumni Universitas Brawijaya Jakarta: Perjalanan Setelah Lulus

Universitas Brawijaya (UB) Jakarta, yang didirikan pada tahun 1963, merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Dengan berbagai program studi dan fasilitas yang memadai, banyak alumni dari universitas ini telah menempuh perjalanan yang menarik setelah meninggalkan kampus. Dalam artikel ini, kami akan membagikan pengalaman menginspirasi dari beberapa alumni yang telah sukses di berbagai bidang.

Salah satu alumni, Dimas Setiawan, lulus dari jurusan Manajemen pada tahun 2018. Dimas awalnya merasa khawatir tentang bagaimana ia akan mendapatkan pekerjaan setelah lulus, namun berkat jaringan yang dibangun selama kuliah dan keterlibatan dalam berbagai organisasi, ia berhasil mendapatkan posisi di sebuah perusahaan multinasional. “Pengalaman saya di organisasi kampus sangat membantu. Saya belajar banyak tentang kepemimpinan dan kerja sama tim,” ucap Dimas. Saat ini, ia menjabat sebagai manajer pemasaran di sebuah perusahaan teknologi dan aktif membagikan pengalaman di media sosial untuk memotivasi mahasiswa lainnya.

Di bidang pendidikan, Ani Sari, alumni jurusan Pendidikan Bahasa Inggris 2017, berbagi kisahnya dalam mendirikan lembaga les bahasa Inggris sendiri setelah mengumpulkan pengalaman mengajar selama beberapa tahun. “Universitas Brawijaya tidak hanya mengajarkan saya tentang teori, tetapi juga memberi saya kepercayaan diri untuk terjun langsung ke dunia pengajaran,” tutur Ani. Kini, lembaganya telah berkembang pesat dengan lebih dari seratus siswa dan menjadi salah satu tempat belajar bahasa Inggris yang populer di Jakarta.

Dari sektor kreatif, Budi Arifin, lulusan Desain Komunikasi Visual 2019, menempuh jalur yang berbeda dengan menjadi seorang desainer grafis freelance. Awalnya, Budi bekerja di sebuah agensi, tetapi merasa lebih puas menjadi freelancer. “Di UB, saya belajar berbagai teknik desain dan pentingnya portofolio. Ini membantu saya mendirikan brand pribadi dan mendapatkan klien dari berbagai industri,” katanya. Dengan portofolio yang kaya, Budi kini bekerja dengan berbagai klien internasional dan seringkali diundang untuk berbicara di seminar terkait desain.

Perjalanan alumni tidak selalu mulus. Maya Linda, seorang lulusan jurusan Hukum 2020, menghadapi tantangan saat mencari pekerjaan di bidang hukum. “Saya menghabiskan enam bulan mencari pekerjaan, dan rasanya sangat berat. Namun, saya tetap aktif mengikuti workshop dan seminar,” penjelasan Maya. Upaya payahnya membuahkan hasil, saat ia diterima di firma hukum ternama. Maya sekarang menjadi pengacara yang fokus pada isu-isu hak asasi manusia dan berbagi tips menemukan pekerjaan di bidang hukum melalui blog pribadinya.

Menyentuh dunia bisnis, Rudi Suryadi, alumni jurusan Ekonomi 2016, mendirikan startup e-commerce yang sukses. “Selama kuliah, saya terlibat dalam proyek bisnis yang mengajarkan saya banyak hal tentang entrepreneurship,” ungkap Rudi. Melalui kerja keras dan strategi pemasaran yang tepat, startup-nya telah berkembang dengan pesat, dan kini Rudi aktif memberikan seminar tentang kewirausahaan kepada mahasiswa UB.

Tidak berhenti sampai disitu, banyak alumni juga berkontribusi melalui kegiatan sosial. Rika Andini, lulusan Kesehatan Masyarakat 2015, bekerja di yayasan yang fokus pada kesehatan ibu dan anak. “Setelah lulus, saya merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Pengalaman belajar di UB memberikan saya visi dan misi yang lebih besar,” kata Rika. Melalui program-program edukasi kesehatan di daerah terpencil, Rika dan timnya berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan di masyarakat.

Pentingnya networking selama masa studi juga ditekankan oleh alumni lainnya. Farhan Rizki, lulusan Teknik Informatika 2015, mengatakan, “Berinteraksi dengan dosen dan teman sekelas merupakan aset berharga. Saya mendapat referensi dari dosen untuk kerja magang yang akhirnya berlanjut menjadi pekerjaan tetap.” Sekarang Farhan bekerja sebagai software engineer di sebuah perusahaan teknologi terkemuka dan ingin membangun platform yang mendukung startup lokal.

Kesuksesan alumni Universitas Brawijaya Jakarta menggambarkan bahwa pendidikan tidak berhenti hanya di dalam ruang kelas. Inisiatif, koneksi, serta pengalaman yang didapat semasa studi sangat berkontribusi pada perjalanan karier mereka setelah lulus. Berbagai bidang pekerjaan dan kontribusi yang diambil oleh alumni menggambarkan betapa luasnya peluang yang tersedia bagi lulusan UB dalam berkiprah di masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan tinggi mereka.